Penang, Kota eksotis Malaysia yang menyimpan sejuta rasa.

Nuansa kota lama dengan gaya arsitektur peranakan
Tidak seperti Kuala Lumpur yang menawarkan kehidupan metropolitan Malaysia, Penang nampaknya menawarkan keindahan yang berbeda. Kota kecil yang jauh dari hingar bingar kehidupan perkotaan yang menawarkan keindahan arsitektur lama khas Tiongkok, makanan melayu, seni jalanan dan tidak lupa pelayanan rumah sakit yang berkualitas.

Berwisata ke Penang tidak memerlukan biaya yang banyak. Penerbangan dengan harga yang murah, pilihan hotel beragam sesuai dengan budget, juga makanan yang murah. Sebenarnya pariwisata penang terbagi menjadi beberapa kawasan sesuai dengan tujuan wisatanya yaitu George Town sebagai pusat kota, Gurney Drive yang dipenuhi hotel pinggir pantai dan Batu Ferringhi yang menawarkan nuansa resort.
Dari airport menuju pusat kota, tidak banyak pilihan transportasi yang bisa digunakan selain taxi tanpa argo. Sementara dipusat kotanya, kita bisa menggunakan bus umum yang dikelola oleh Rapid Penang. Jika ingin berkeliling kota, menyewa mobil dengan supir mungkin bisa dijadikan alternatif daripada harus naik taxi tanpa argo setiap kali berkeliling kota.

Salah satu detail arsitektur Kelenteng yang penuh dengan ukiran cantik
Pusat perbelanjaan atau Mall di Penang sebenarnya cukup banyak, namun jika dibandingkan mall di Jakarta, rasanya mall disana masih jauh tertinggal. Jadi jika berkunjung ke Penang, mall boleh dijadikan pilihan terakhir tujuan wisata anda.

Memanjakan Mata

Mengitari kawasan George Town, kita akan dimanjakan dengan kehidupan khas kota kecil. Bangunan-bangunan ruko dengan design masa lampau masih dapat dinikmati dan dijaga dengan baik. Tidak heran seluruh kota Penang masuk dalam warisan Heritage dunia. Jalan-jalan di kawasan Georgetown kita akan dengan mudah menemukan mural atau lukisan-lukisan seni yang digambar ditembok-tembok rumah. Ada puluhan gambar yang bisa dinikmati disepanjang lorong-lorong jalanan.  Siang hari kawasan ini sangat ramai dengan pengunjung yang akan berfoto, jika sempat berjalanlah dimalam hari untuk menemukan nuansa yang berbeda.



Kho Khong Xi Temple
Beberapa kelenteng besar juga bisa dikunjungi, jika anda tidak beribadah disana, cukup nikmati aristektur dengan detail-detail yang menakjubkan, serta nuansa tempat ibadah yang magis. Kek Lok Si Temple adalah yang terbesar di Penang, puluhan patung-patung Buddha, Kwan Im serta para dewa dari kepercayaan Buddha dan Kong Hu Chu ada disini. Yang luar biasa adalah detail dan ukiran kelenteng yang terbuat dari batu dengan bentuk gambar-gambar yang menarik. Selain itu, Kho Khong Xi Temple yang berada di pusat kota Georgetown juga boleh dikunjungi. Tidak terlalu besar namun menyimpan cerita yang bisa dinikmati di museum yang ada didalamnya.
Kek Lok Shi Temple

Selain kelenteng, gereja St Geogre, benteng Fort Cornwallis juga menarik untuk dikunjungi. Sebenarnya pusat atraksi Penang adalah Penang Hill. Kawasan diatas pegunungan seperti Victoria Park di Hongkong. Untuk menuju kesana kita harus menaiki tram dengan kecuraman gunung yang mencapai 45 derajat. Diatas penang hill kita bisa melihat seluruh kota Penang. Namun sesungguhnya tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan disini selain berfoto.


St George Church
Ada satu tempat lain yang juga menyimpan cerita dan keindahan arsitektur peranakan Tionghoa yaitu Penang Peranakan Mansion. Suatu bangunan rumah yangd ijadikan museum ini menyimpan banyak sekali cerita dan tentunya barang-barang ukiran, furniture yang layak dinikmati. Sayangnya untuk masuk kesini, dipasang tariff yang lumayan mahal yaitu sekitar 20RM atau sekitar 70 ribu rupiah.

 Kuliner yang memuaskan
Suatu keharusan dari wisata adalah menikmati makanan khas di sana. Penang sebenarnya menawarkan kuliner yang tidak jauh beda dari Malaysia, namun jika ditanya mengenai rasa Penang merupakan yang terbaik. Kuliner melayu peranakan, Chinese food, dan jajajanan di sepanjang jalannya. Yang harus diingat adalah banyak kuliner di Penang yang mengandung babi seperti nasi campur, bakut, char kwetiaw namun pilihan makanan halal juga banyak tersedia disini seperti nasi kandar, nasi lemak, laksa dan sebagainya.

Kuliner sangat khas Penang adalah Ais Kachang & Chendul.  Yang terkenal adalah Theochew Chendul yang berada di dekat KOMTAR (Komplek Tun Abdul Razak) yang merupakan pusat stasiun bus di Penang. Kios di pinggir jalan ini selealu dipenuhi antrian orang yang ingin menikmati sajian segar ais chendul dan ais kachang. Harganya relatif murah, satu mangkok nya di bandrol 2,5 RM atau sekitar 9000 rupiah saja. Isinya banyak bahkan sampai tumpah melebihi mangkoknya. Buat saya ini adalah makanan yang sangat saya rindukan sampai sekarang.

Ais Kachang
Selain itu, sempatkan mencicipi Lok-lok atau biasakita kenal di Indonesia sebagai celup-celup. Sajian seafood, sayuran, bakso yang ditusuk bambu seperti satai ini tinggal dicelupkan ke air mendidih yang disiapkan ditiap meja. Untuk menikmatinya bisa menggunakan sambal kacang yang disediakan. Harganya per buahnya mengikuti warna dari setiap tusuknya, tentunya harga seafood lebih mahal dibanding harga sayuran.

Tempat makan di Penang sebenarnya banyak sekali pilihan, restoran-restoran disepanjang jalan besar dan kecil menjamur untuk dipilih. Jangan lupa hawker-hawker yang mulai buka dimalam hari pun bisa menjadi pilihan menarik. Di Gurney Drive misalnya, kawasan di sepanjang bibir pantai ini layaknya pantai Kuta di Bali, restoran seafood berjejer menyita perhatian, bahkan disini juga ada restoran seafood yang bernama “Bali Hai”. Diujung jalannya, hawker Gurney Drive juga menyediakan banyak sekali pilihan menu yang kapasitasnya jauh lebih besar dari kapasitas perut kita.

Diluar kita mengenal Penang sebagai tempat yang memiliki banyak rumah sakit berkualitas dengan harga yang terjangkau, rasanya kota ini bisa dijadikan pilihan jika ingin berwisata singkat dan memenuhi hasrat kuliner yang nikmat.

 
Lok-Lok

Comments

Post a Comment

Popular Posts